Simulasi PDT 1
Semangat pagi,
Kak! Apa kabar?
Kembali lagi
bersama kami, Ambalan Alibasyah dan Ambalan Ratnaningsih. Tahun ini, kami
berencana untuk mengikuti PDT (Pengembaraan Desember Tradisional)
kembali, seperti tahun-tahun sebelumnya.
Latihan demi
latihan pastinya akan berlangsung demi mengikuti lomba-lomba PDT. Dibalik itu,
terdapat persiapan yang matang dari kami. Kami memilih koordinator sebagai
pengatur latihan menjelang pra-PDT. PDT tahun ini, koornya Kak Farkhan
Athoilah. Kakak yang satu ini akrab disapa, Kak Atok. Kak Atok ini yang akan
mengkoordinir setiap peserta. Ini dia nih, Kak Atoknya!
Kami mengadakan
simulasi PDT yang pertama pada Rabu tanggal 25
November 2015. Kakak-kakak tim sukses membantu kami dalam menentukan rute dan
sebagai panitianya.
Pukul 07.30
kami tiba di MAN Yogyakarta I. Kami mulai persiapan untuk memasukkan pasie pada
plastik kresek yang telah disediakan. Pasir ini akan diggunakan sebagai beban
saat berjalan nanti.
Kami membawa
tas yang telah diberi beban. Satu plastik lima kiloan atau
dua plastik dua
setengah kilo. Rasanya cukup berat. Kami mulai berjalan dari MAN Yogyakarta 1
pada pukul 09.00.
Ini foto
sebelum kami berjalan. Kami mendapat beberapa pembekalan dari kakak-kakak tim
sukses. Terima kasih ya, kak . . . .
Ini sangga Alibasyah 1 . . . .
Ini sangga
Ratnaningsih 2 . . . .
Di tengah
perjalanan, ada beberapa peserta yang merasa sesak nafas,akibat beban yang
dibawa. Namun, tak begitu serius. Mereka dapat mengatasinya dengan cara
mereka sendiri. Keren, ya?
Ini foto saat
diperjalanan
Bagaimana
simulasi PDT sekolah kakak?
Kami sampai di MAN Yogyakarta I pada pukul 12.00. Lelah sekali rasanya. Sebagian dari kami ada yang merebahkan tubuhnya di ruang UKS, ada yang merebahkan dirinya dimasjid, ada yang langsung sholat dzuhur, ada juga yang langsung makan, dan masih banyak lagi aktifitas yang dilakukan oleh masing-masing peserta. Kami berpisah satu persatu membentuk kelompok kecil. Seperti tidak kompak ya, kawan? Yah, itulah kami. Semoga kami dapat memperbaiki kekurang kompakan kami. Amin.
Apapun yang
terjadi, kami terus berusaha untuk solid dan kompak. Mungkin, kedengarannya
sederhana. Namun, terdaoat makna yang mendalam dari makna-makna tersebut. Tak
mudah untuk mewujudkannya.
Latihan fisik
biasanya kami lari mengelilingi sekolah sebanyak lima kali, kemudian
dilanjutkan dengan jalan jongkok ataupun push
up. Kami berusaha mentaati aturan latihan fisik, karena ini merupakan pokok
penting dalam PDT. Persiapan fisik kami harus matang. karena nanti kami akan
terus berjalam selama empat hari. Semangat!
Latihan perbidang biasanya didampingi oleh kakak-kakak tim sukses, kakak-kakak demisioner ataupun kakak-kakak purna. Kami dibimbing dan dilatih untuk menghasilkan yang terbaik.
Latihan perbidang biasanya didampingi oleh kakak-kakak tim sukses, kakak-kakak demisioner ataupun kakak-kakak purna. Kami dibimbing dan dilatih untuk menghasilkan yang terbaik.
Aster dilatih dengan diberi soal-soal oleh kakak purna. Namanya Kak Baroroh
LBB dilatih fisik serta gerakannya oleh kakak purna. Namanya Kak Meru.
Ketpram dilatih
oleh Kak Askar, selaku demisioner.
Stop motion
dibimbing oleh Kak Sufi, selaku kawan kami.
Blog dilatih
oleh Kak Pasa dan Kak Rayhan.
FKR dilatih
oleh Kak Etha.
Sekian dulu ya,
kawan. Terima kasih telah membaca. Semoga menambah wawasan kawan-kawan semua.
Salam pramuka!
Salam
pengembara muda!
#PDTXLIV
#SeAbadPangsarSoedirman
#SeAbadPangsarSoedirman
#DKC1205





Hahaha jalan panjang brooo
BalasHapusMansa udah simulasi to..
BalasHapusIya...
BalasHapusMenanti simulasi 2.
Semangat kakak nulis blognya!
wuihh, seru ya
BalasHapusIni simulasi paling greget,walau capek kudu semangat biar juara umum.
BalasHapushahaha simulasinya serasa balap lari.... smangaaaaaaaaat
BalasHapusjalannya cepet banget
BalasHapus