Morse

21.13 Unknown 0 Comments

Hai Kakak-Kakak semua. Selamat Malam. Kali ini admin mau update tentang latihan rutin (Larut) hari ini,jum'at 8 januari 2016.Ini larut perdana kita di tahun 2016. Yeayyy

Materi kali ini tentang sejarah dan pengenalan metode penghapalan sandi morse. Nah kita mulai dari sejarah Morse dulu ya teman-teman.

Kode Morse adalah sistem representasi huruf, angka, dan tanda baca dengan menggunakan sinyal kode. Kode Morse diciptakan oleh Samuel F.B. Morse dan Alfred Vail pada tahun 1835. Kode Morse juga digunakan dan dipelajari di dunia kepramukaan atau kepanduan. Dalam dunia kepramukaan kode Morse disampaikan menggunakan senter atau peluit pramuka. Kode Morse disampaikan dengan cara menuip peluit dengan durasi pendek untuk mewakili titik dan meniup peluit dengan durasi panjang untuk mewakili garis. 

Sejarah Penemuan Kode Morse Sebelum telepon, komputer dan telegraf ditemukan, manusia membutuhkan waktu berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun dalam menyampaikan pesan sampai di tujuan. Samuel Morse, terkenal sebagai penemu pesawat telegraf dan sandi Morse yang terkenal, sandi yang terdiri dari titik dan garis. Dia juga merupakan seorang seniman yang ulung dan seorang politikus. 

Samuel Finley Breese Morse, itulah nama lengkap Morse. Ia dilahirkan pada tanggal 27 April 1791 di Charlestown, luar kota dari Boston, Massachusetts. Sejak berumur empat tahun, Morse sangat tertarik pada menggambar. Saat belajar di Yale College pun, Morse bukanlah siswa yang berbeda dengan yang lain, dan ketertarikannya timbul saat mengikuti kuliah tentang perkembangan terbaru tentang kelistrikan, akan tetapi dia merasa lebih nyaman bila menggambar potret-potret miniatur. Saat Samuel Morse berada di Royal Academy di London, gurunya selalu mensupport untuk mengikuti sebuah kontes seni lukis. Dia berhasil memenangkan medali emas. Akhirnya, Morse berhasil menemukan apa yang terbaik untuk dirinya. 

Dia mulai menggambar foto-foto orang-orang di Eropa. Pada tahun 1818, dia menikah, dan kemudian memiliki dua orang putra dan seorang putri. Pada tahun 1825, istrinya meninggal karena masalah jantung. Morse bahkan tidak mengetahui apa yang terjadi pada istrinya, dan kapan dia meninggal. 

Pada bulan Oktober 1832, Morse dan keluarganya berlayar pulang dengan kapal bernama Sully. Morse mendengar percakapan tentang elektromagnet yang baru ditemukan, dan kemudian mucul dalam benaknya konsep tentang telegaf elektrik. Pada tahun 1835, dia berhasil menciptakan model telegraf pertamanya, yang dioperasikan di gedung Universitas New York. 

Pada tahun 1837, Morse mendapatkan dua orang partner yang membantunya mengembangkan telegrafnya. Mereka adalah Leonard Gale dan Alfred Vail, mereka membantu Morse dalam pembuatan model telegraf yang lebih baik. Dengan pertolongan teman-teman barunya, Morse mengajukan paten untuk telegraf barunya pada tahun 1837, yang dijelaskannya termasuk sebuah sandi yang terdiri dari titik dan garis untuk mewakili angka-angka dan sebuah kamus untuk mengubah angka-angka tersebut menjadi kata-kata. 

Pada tahun 1838, dalam sebuah eksebisi tentang telegrafnya di New York, Morse mentransmisikan sepuluh kata per menit. Dia menggunakan kamus angka-kata miliknya, dan menggunakan sandi titik-garis untuk menulis surat secara langsung. Walaupun kelak akan berubah secara detail, sandi Morse menjadi standar yang digunakan di seluruh dunia. 

Pada tahun 1846, perusahaan-perusahaan swasta menggunakan paten Morse, telah membangun jaringan telegraf dari Washington, mencapai Boston dan Buffalo, dan bahkan dikembangkan lebih jauh.

Nah sekarang kita ke metode penghapalan kode morse.


Biasanya di sekolah – sekolah sandi morse ini disampaikan dengan menggunakan peluit. Namun pernah, ketika admin ikut kompetisi pramuka, penyampaian morse ini dengan menggunakan tiang bendera. Namun ternyata selain kedua alat tersebut,  sandi morse juga dapat disampaikan dengan beberapa alat dibawah ini :
1.    Suara (bunyi) : misalnya dengan menggunakan peluit, terompet, dsb.
2.    Sinar (cahaya atau nyala) : misalnya dengan menggunakan senter, lampu, api, dsb.
3.    Gerak : misalnya dengan menggunakan tiang bendera, asap, lambaian tangan, dsb.
4.    Tulisan : dengan cara menuliskan dandi morse tersebut.
5.    Denyut listrik : misal dengan menggunakan kabel telegraph.

Disini saya akan menyampaikan tiga cara mudah menghafal sandi morse, antara lain :
1.    Cara mudah menghafal sandi morse dengan rumah morse.
2.    Cara mudah menghafal sandi morse dengan metode terbalik atau lawannya.
3.    Cara mudah menghafal sandi morse dengan metode pengelompokkan.

Langsung saja kita bahas satu per satu dari ketiga cara diatas :
Cara mudah menghafal sandi morse dengan rumah morse.
Untuk menghafal sandi morse dengan rumah morse ini anda harus membuat rumah morse seperti pada gambar berikut ini.


Penjelasan dari gambar diatas,
§  Huruf pada tabel yang bewarna gelap berarti panjang atau strip ( _ )
§  Huruf pada tabel yang bewarna terang (putih) berarti pendek atau titik ( . )
§  Huruf yang berada di bawahnya mengikuti dari tabel di atasnya.

Contoh :
E = putih = pendek (titik) = .
T = gelap = panjang (strip) = _
W = putih gelap gelap = pendek panjang panjang (titik titik strip) = . . _
F = putih putih gelap putih = pendek pendek panjang pendek (titik titik strip titik) = . . _ .
KH = gelap gelap gelap gelap = panjang panjang panjang panjang (strip strip strip strip ) = _ _ _ _
Dan sebagainya.

Cara mudah menghafal sandi morse dengan metode terbalik atau lawannya.
Untuk cara menghafal sandi morse dengan menggunakan metode trebalik atau lawan ini anda dapat membuat tabel seperti di bawah ini agar lebih mudah. Dijamin akan lebih mudah lagi anda menghafalnya.


Cara mudah menghafal sandi morse dengan metode pengelompokkan.
Tabel untuk cara menghafal dnegan metode kelompok – kelompok sandi morse adalah sebagai berikut. Menurut saya pribadi cara ini lebih sulit daripada kedua cara diatas.


Selebihnya, karakter – karakter yang tidak terdapat dalam tabel tersebut berarti tidak mempunyai kelompok.

Demikianlah cara mudah menghafal morse yang dapat anda coba. Keberhasilan anda menghafal morse tersebut juga tergantung dari kegigihan anda dalam menghafalkan morse tersebut. Sekian dan semoga bermanfaat, SELAMAT MENGHAFAL SANDI MORSE.



0 komentar: