ODT KE-30
Assalamu'alaikum . . . .
Kali ini kami mau
bercerita sedikit tentang kegiatan tahunan ambalan kami, Orientasi Dasar
Penegak. Biasanya disebut dengan ODT. Tahun ini adalah ODT ke-30 lho! Kami
mengangkat tema, “Menciptakan Generasi yang Berjiwa Patriot”.
Hari pertama,
terdapat penyuluhan oleh berbagai macam saka. Saka bahari, saka bhakti husada,
dan saka bhayangkara. Acara ini berlangsung di masjid Al-hakim. Seru lho! Jadi
tambah pengetahuannya tentang saka. Jadi ingin masuk saka, nih.
Hari kedua,
diadakan berbagai macam lomba. Ada lomba aster, bakiak balon, tarik tambang,
perang air, dan FKR (Festival Kesenian rakyat).
Lomba aster
diadakan di masjid Al-Hakim lantai 1. Terdapat dua babak, yaitu babak
penyisihan dan babak final. Masing-masing sangga mengirimkan tiga orang
perwakilannya untuk mengikuti babak penyisihan. Kemudian, mereka mengerjakan
soal selama 20 menit. Lembar jawab dikumpulkan dan dikoreksi oleh panitia. Diambil
tiga sangga yang memperoleh nilai tertinggi untuk mengikuti babak final. Setiap
sangga mendapatkan soal wajib, soal lemparan, dan soal rebutan. Sangga yang paling
banyak mendapatkan nilai, itulah pemenangnya.
Lomba bakiak balon
diikuti oleh perwakilan tiga orang dari masing-masing sangga. Setiap satu kali
permainan diikuti oleh lima sangga. Mereka berjalan menggunakan bakiak dibawah
kakinya dan membawa balon disetiap jarak antar peserta. Mereka bermain selama
tiga menit, berjalan dari arah barat ke timur kemudian kembali ke barat.
Begitu serunya
permainan mereka. Ada yang balonnya jatuh ditengah jalan. Mereka harus kembali
ke start atau titik aman untuk memulainya dari awal. Ada juga yang
langkahnya berbeda. Jadinya, saling tarik menarik dan jatuh deh. Lomba ini
dilaksanakan di lapangan basket MAN Yogyakarta I. Pemenangnya dipilih yang
paling cepat sampai ke garis finish dengan balon yang masih utuh.
Ada juga lomba tarik
tambang estafet. Lomba ini diikuti oleh perwakilan 10 orang putra perkelas. Lomba
ini berlangsung meriah. Terjadi adu kekuatan antar kelas. Pemenang dipilih yang
paling kuat menarik tali tambang dan mengalahkan lawan.
Lomba perang air
diikuti oleh perwakilan empat orang putri perkelas. Mainnya setiap selama 15
menit. Peserta dibagi menjadi dua kubu secara acak. Kubu dinyatakan menang jika
dapat mengalahkan ketua kubu atau mngambil bendera kubu lain.
Terakhir ada lomba
Festival Kesenian Rakyat, yang biasa disebut FKR. Lomba diikuti oleh setiap
kelas. Peserta disediakan waktu 5-8 menit dengan jenis penampilan drama
variasi. Peserta diberi kebebasan untuk mengembangkan kreatifitas mereka dalam
memainkan drama. Terdapat babak penyisihan dan final. Diambil lima kelas dengan
penampilan terbaik.
Dua hari berlalu.
Cukup menguras waktu, tenaga, dan pikiran. Namun, semangat BARA senantiasa
membara. Semangat!
Hari ketiga diawali
dengan perjalanan bhakti. Kakak-kakak calon tamu ambalan berjalan melewati rute
yang telah ditentukan. Kemudian dilanjutkan dengan final FKR.
Terdapat perbedaan
pada ODT kali ini. Tak banyak yang berubah dari tahun-tahun sebelumnya. Hanya
konsep hari ketiga yang dirubah. Biasanya, diakhir acara diadakan display.
Namun, kali ini tidak ada display, diganti dengan ODT Expo.
ODT Expo merupakan
kegiatan perdana bagi ambalan kami. Kami mendirikan panggung dan mengundang
berbagai macam organisasi untuk ikut berpartisipasi dalam ODT Expo. Mereka
dipersilahkan untuk berjualan makanan ataupun minuman. Hal ini bertujuan untuk
menjalin persaudaraan antar organisasi.
Tak hanya berbagai
macam organisasi yang menghadiri ODT Expo. Terdapat stand khusus reptile dll.
Acara ditutup
dengan apel tutup. Kami berharap ODT yang akan datang lebih baik dan lebih
dahsyat dari tahun ini. Sampai jumpa, Kawan! Salam pramuka!
#PDTXLIV
#SeAbadPangsarSoedirman
#DKC1205
#PDTXLIV
#SeAbadPangsarSoedirman
#DKC1205
0 komentar: