Pelepasan Duta Ambalan

15.30 Zulaikha 0 Comments


 . . . . السلا Ù… عليكم

Apa kabar kakak-kakak?

Hari ini kami memiliki agenda pelepasan duta ambalan. Ini merupakan rutinitas adat di ambalan kami. Biasa dilakukan ketika warga ambalan kami akan mengikuti event di luar madrasah.

Pelepasan duta hari ini dilaksanakan pada pukul 14.07. Pak singgih, selaku waka kesiswaan memberikan wejangan pada kami semua. Pertama, kami harus menjaga stamina. Tubuh kita harus fit saat PDT. Kedua, madrasah mengharapkan kami dapat beradab baik saat pengembaraan. Beliau mengingatkan kami untuk selalu menjaga nama baik diri sendiri maupun nama baik madrasah. Kami tak hanya membawa nama baik diri sendiri, kami juga membawa nama baik madrasah. Pak Singgih mewanti-wanti kami untuk menjaga sikap kami saat pengembaraan. Terakhir, madrasah memohon maaf kepada kami bila dalam menyediakan sarana prasarana kurang memadai. Pak singgih beharap kami dapat menghasilkan prestasi dari acara PDT kali ini.

Itulah pesan dari madrasah tercinta.

Kawan, kami akan berusaha untuk menjaga tata tertib, adab, serta akhlaq kami dalam pengembaraan. Prestasi kejuaraan memanglah bukti nyata suatu kebanggaan. Namun, berjuang bersama meraih prestasi adalah suatu yang tak dapat tergantikan.

Terus semangat!!!
Salam pramuka!
Salam pengembara muda!

0 komentar:

Simulasi PDT Ke-2

18.27 Zulaikha 0 Comments


Assalamu’alaikum Wr Wb
Bagaimana kabarnya, Kak?

Kembali lagi bersama kami, Ambalan Alibasyah-Ambalan Ratnaningsih. Kali ini, kami akan bercerita sedikit mengenai latihan kami hari ini.
Hari ini kami melaksanakan latihan fisik kembali, Simulasi PDT ke-2. Yeeeyy . . .

Kami kumpul pada pukul 13.45. Kami menyiapkan beban yang akan kami bawa berupa plastik lima kilo yang kami isi dengan pasir. Pemanasan yang kami lakukan cukup untuk memanaskan tubuh kami.

Ok, usailah pemanasan kami. Kami berangkat pukul 14.13. Diberi waktu maksimal satu jam untuk kembali ke madrasah tercinta. Sangga Alibasyah 1 berjalan didepan sendiri. Kemudian disusul Sangga Ratnaningsih 1, Sangga Ratnaningsih 2, dan yang terakhir Sangga Alibasyah 2. Terkadang, kakak-kakak Ratnaningsih 2 merasa tak nyaman dengan dorongan dari kakak-kakak Alibasyah 2. Mereka ingin kakak-kakak Ratnaningsih 2 berjalan lebih cepat. Namun pada dasarnya, kakak-kakak yang berjalan didepan memang lama. Tak apalah. Kami terima dan kami berlapang dada. Berjalan menyusuri jalanan yang ramai, sungguh menyenangkan bersama kawan-kawan semua.

Tak terasa, kami telah berjalan selama 55 menit melintasi rute yang telah ditentukan. Betapa senangnya kami telah berjalan tak lebih dari satu jam. Kami memang tak berhenti sedetikpun untuk beristirahat sejenak. Hasil yang membahagiakan. Berjalan kurang dari waktu yang telah ditetapkan.

Lelah kawan. Namun, ini belum seberapa dengan rute PDT tahun ini. Diperkirakan, kami akan berjalan sejauh 105 km dalam 4 hari. Wow, luar biasa.

Hujan deras, langit mendung dengan irama petir. Latihan fisik untuk hari ini telah usai. Namun, kami masih memiliki kewajiban untuk latihan FKR.

Yahh. Sehari yang lalu kami mengetahu pangkalan kami lolos final FKR. So, kami harus latihan kembali untuk menampilkan yang terbaik dengan kemampuan yang kami miliki.

Kami terus latihan. Action didepan kakak-kakak. Terus berlatih tanpa henti. Semangat kami senantiasa membara, kawan.

Latihan usai beberapa menit sebelum adzan maghrib berkumandang. Beberapa dari kami langsung memilih untuk pulang. Ada juga yang memilih untuk sholat maghrib berjama’ah di MAN Yogyakarta I.

Kawan, sekian dulu ya . . . .
Kami akan beristirahat untuk latihan esok hari . .
Masih semangat, tetap semangat, harus semangat, dan terus semangat!

Salam pramuka!
Salam pengembara muda!

0 komentar:

Latihan Fisik

02.32 Zulaikha 0 Comments


Hallo, kakak-kakak...

Suasana pada sore itu tampak sejuk dengan langit yang mendung. Sama sejuknya ketika kami mendengar kabar bahwa FKR kami lolos menuju final. Hal tak terduga dan patut disyukuri. Alhamdulillah...

Sejak tadi siang pukul 13.45, kami latihan fisik di GSP.(Grha Sabha Permana). Kami diberi waktu satu jam untuk latihan fisik bebas. Hal ini akan melatih kami untuk mempunyai kreativitas, inovasi, dan disiplin waktu. Kakak-kakak demisioner mendampingi kami dalam latihan hari ini. Ada Kak Askar, Kak Ridho, Kak Hanun, Kak Umi, Kak Navi, Kak Nabila, Kak Nova, dkk.

Kami mengawali latihan kami dengan pemanasan bersama di MAN Yogyakarta I. Kemudian kami pergi ke GSP. Kami berjalan bersama penuh suka cita.

Sampai sana, kami diperintahkan untuk jalan jongkok tiga seri, yaitu 30 kali. Huft, cukup menguras tenaga. Tapi ini bukan apa-apa. Baru epilog. Kemudian kami lari mengelilingi GSP. Seru lho! Lari bersama kawan-kawan tercinta. Lama kelamaan lelah juga ya, kawan. Ok, lah. Kami naik turun tangga selama 15 menit.

Tak terasa, langit menjatuhkan titik-titik air hujan yang mulai membasahi pakaian kami. Kata pelatih kami, kami tidak boleh hujan-hujanan. Makadari itu, kami berpindah ke tempat yang teduh.

Meski hujan mengguyur bumi tercinta, namun agenda kami untuk latihan fisik tak tertunda. Kami tetap latihan fisik di tempat yang teduh. Kami lari-lari selama 20 menit tanpa berhenti. Namun kami diberi kompensasi untuk berjalan, yang penting tidak berhenti.

Huft, cukup menguras tenaga kawan. Kami istirahat selama tiga menit dan hanya diperbolehkan minum satu teguk. Air mineral 1,5 liter yang telah disediakan, kami minum secara bergantian. Meski hanya satu teguk, itu cukup untuk menebus dahaga. Minum bersama, meraih berkah bersama. Itulah yang terjadi.

Cukup kami beristirahat. Kami melanjutkan latihan fisik dengan push up selama tiga menit. Dilanjutkan dengan back up tiga menit untuk melatih punggung kami. Hal ini dilakukan karena kami akan membawa beban yang cukup berat saat PDT.

Cukuplah kami latihan hari ini. Sekarang, waktunya evaluasi. Satu per satu anggota PDT mengemukakan pendapatnya. Begitu juga kakak demisioner yang mengevaluasi. Intinya, kami harus senantiasa kompak dan disiplin waktu.

Kami menyadari bahwa latihan fisik itu penting. Penting untuk siapa? Ya untuk peserta PDT. Rute PDT kali ini lebih jauh dibanding tahun kemarin. Jadi, kami harus latihan lebih keras lagi. Semangat, Kak!

Lanjut nanti ya....
Semangat!!
Salam pramuka!
Salam pengembara muda!

0 komentar:

Latihan Blog Ambalan Kami

12.39 Zulaikha 10 Comments



Hallo, kak!
Bagaimana kabarnya?
Semoga senantiasa diberi kesehatan oleh Allah SWT. Amin. . .

Kali ini, kami ingin berbagi sedikit cerita mengenai latihan blog ambalan kami. Seru, lho! Simak ceritanya disini. Selamat membaca!




Pada awalnya, lomba blog dan stop motion adalah lomba yang tak memiliki personil. Namun, kami berusaha mencari anggota PDT yang belum memiliki job untuk lomba PDT. Pada akhirnya, kami menemukan dua bidadari yang menyanggupi ikut lomba PDT.

Pertama, ada Kak Zulaikha. Pada awalnya, kakak ini adalah cadangan peserta aster. Namun, kini ia merupakan personil blog ambalan. Ini dia makhlukNya!


Bagaimana? Wajahnya terlihat serius ya, kawan?
Kak Zulaikha dari kelas XI IIK (Ilmu-Ilmu Keagamaan). Dipramuka, Kak Zulaikha sebagai dewan ambalan.

Kedua, ada Kak Alin. Pada dasarnya, Kak Alin adalah personil jurnalistik. Namun, lomba jurnalistik tak ada. Maka dari itu, Kak Alin masuk pada lomba blog. Ini dia orangnya!


Bagaimana, kawan? Wanita cantik dengan kacamatanya. Terlihat pintar ya, teman?
Kak Alin dari kelas XI IIS (Ilmu-Ilmu Sosial) 2. Dipramuka, Kak Alin menjadi biro.

Kami latihan setiap kami mau latihan. Tak ada perencanaan tetap untuk lomba kami. Kami rasa, dengan mengerjakan blog sendiri di rumah lebih simple dan tidak memakan waktu banyak. Tapi, tak jarang juga kami berkumpul untuk latihan. Kami latihan bersama, dengan Kak Rayhan. Ini dia orangnya!


Bagaimana, kawan? Kakaknya tidak bisa senyum, ya?
Kakak ini awalnya personil lomba ketpram, lho! Namun, terjadi kecelakaan yang menimpa Kak Rayhan saat perjalanan latihan SRT di Babarsari. Tangannya patah dan terjadi pendarahan dihati. Alhamdulillah, sekarang sudah membaik. Namun tetap saja Kak Rayhan tak bisa mengikuti PDT tahun ini. Do’akan ya, kawan. Semoga, Kak Rayhan dapat sehat seperti sediakala. Amin . . . .

Tak mengikuti PDT bukan alasan untuk tidak membantu kakak-kakak yang mengikuti PDT. Kak Rayhan senantiasa meluangkan waktunya yang tidak luang untuk membantu kami dalam blog. Bahkan, Kak Rayhan merupakan salah satu yang mencari personil untuk blog. Dari awal, Kak Rayhan selalu mendampingi kami dalam mengembangkan blog kami yang telah ada. Terutama untuk mengubah dan mengatur template. Kak Rayhan baik, kan? Kak Rayhan juga memiliki sisi uniknya. Mau tahu keunikannya? Datang saja pada ambalan kami.

Bukan hanya Kak Rayhan. Ada juga Kak Pasa yang membantu kami dalam menata blog kami. Dari segi template ataupun yang lain. Kakak ini kuliah di AMIKOM jurusan Teknik Informatika. Kak Pasa jago mengubah blog kami menjadi semakin keren dan tertata rapi. Canggih, kan? Ini nih orangnya!


Bagaimana, kawan? Masih terlihat seperti siswa SMA, yah?
Kak Pasa ini merupakan alumni MAN YOGYAKARTA I, lulusan tahun 2014. Kak Pasa mulai menbimbing kami sejak hari Kamis tanggal 10 Desember 2015. Kami latihan dari ba’da asar hingga maghrib.

Pembimbing kita tak hanya Kak Rayhan dan Kak Pasa. Ada juga Kak Tasya, Kak Ridi, dan teman-teman lainnya. Mereka senantiasa memberi masukan pada kami mengenai kekurangan blog kami. Makasih ya, Kak . . . . Ini gambar sewaktu kami berdiskusi.




Mengikuti lomba blog jadi seperti lomba menulis. Banyak menulisnya. Apalagi untuk menulis kegiatan-kegiatan ambalan kami serta latihan persiapan PDT kami. Semangat!

Sudah dulu ya, kawan! Kami mau beristirahat untuk mempersiapkan postingan selanjutnya.
Assalamu’alaikum . . .
Salam pramuka!
Salam pengembara muda!


#PDTXLIV
#SeAbadPangsarSoedirman
#DKC1205

10 komentar:

Asyiknya Latihan LBB

07.29 Zulaikha 9 Comments


Selamat sore, Kakak-Kakak!
Bagaimana kabarnya? Semoga senantiasa diberi kesehatan oleh Alah SWT . . . .
Amin . . .



Sore ini hujan deras. Deras sekali. Namun, semangat kami senantiasa membara. Terutama, kakak-kakak LBB. Hujan deras membuat lapangan yang biasa kami gunakan tergenang air. Itu bukan masalah besar buat kami. Alhamdulillahnya, MAN Yogyakarta I masih memiliki tempat lain yang terlindung oleh atap. Kami latihan di depan kamar mandi. Biasanya, kami latihan di lapangan badminton. Tapi, lapangan badminton digunakan untuk latihan badminton. Jadinya kami memutuskan latihan di depan kamar mandi.


Pada dasarnya, latihan kami berpindah-pindah. tidak menetap di satu tempat. Hal ini disebabkan oleh keadaan cuaca yang tak menentu. Bila suasana cerah, kami biasa latihan di depan asana ataupun di lapangan basket. Namun bila hujan turun, kami latihan di lapangan badminton. Malangnya bila lapangan badminton dipakai, kami harus mencari tempat lain. misalnya saja di depan kamar mandi atau di tempat parkir belakang.

Meskipun kami latihan di depan kamar mandi, semangat kami terus membara tiada surutnya. Kami latihan materi pos 1, pos 2, dan pos 3. Seru lho!

Jujur saja, kami lelah latihan setiap hari. Banyak pekerjaan diluar PDT yang sedikit terbengkalai. Untuk UASpun, kami kurang belajar banyak. Bahkan, ada satu teman kami yang sedikit kurang enak badan tadi pagi. Padahal, hari ini masih UAS lho! Namun, semangat dan tekadnya mengalahkan kelelahan itu. Ia tetap berangkat sekolah, mengikuti UAS, dan tetap latihan LBB hari ini. Ini dia orangnya!


Itu namanya Kak Arifah. Bagaimana ekspresinya? Senyumnya sungguh menawan ya, kawan? Hehe....
Senyumnya mengembang, bagai mawar yang merekah. Satu kata, cantik. Senyumnya menutupi rasa sakit yang ia alami. Wajah lelah, namun bersemangat. Selalu ada alasan untuk semangat. Selama kita memiliki tekad yang kuat, apapun yang menghalangi hanyalah sebagai hambatan tak berarti. Apapun itu, HHN (Hadapi, Hayati, Nikmati).

Tak hanya Kak Arifah saja yang menjadi pemuda yang kuat. Anggota LBB lain juga selalu menampakkan semangat dan optimismenya. Mereka latihan dengan usaha pantang menyerah. Senantiasa sungguh-sungguh dalamstiap latihannya. Pada awalnya, barisan mereka memang belum terbentuk rapi. Namun seiring berjalannya waktu, dapat berubah menjadi lebih baik. Semoga, usaha yang mereka lakukan berbuah manis pada akhirnya.

Apapun itu, kami telah berusaha sekuat tenaga. Mengorbankan waktu-waktu kami demi latihan PDT. Berkumpul bersama teman-teman dan latihan bersama. Asyik, seru, menyenangkan, juga melelahkan.
Dibalik barisan itu, terdapat komandan yang senantiasa memberi komando. Inilah orangnya!



Bagaimana, kawan? Komandan kami terlihat gagah, kan?
Namanya Kak Farkhan Atoillah. Teman-teman dipramuka sering mmanggilnya, Kak Atok. Kak Atok ini juga koor PDT kami tahun ini lho! Keren, kan?
Latihan baris berbaris ini dilakukan hampir setiap hari. Pada hari-hari UAS dan hari liburpun, latihan kami tetap berjalan. Biasanya, latihan kami terhambat karena adanya personil yang belum hadir. Maka dari itu, kami harus mencarinya terlebih dahulu hingga lengkap.

Pelatih kami yang senantiasa mengoreksi pada saat kita melakukan kesalahan. Namanya, Kak Meru. Katanya anak LBB, Kak Meru itu asyik. Tapi, kalau lagi serius ya serius. Tegas. Kakak ini sukanya main fisik. Biasanya, setelah latihan diperintahkan untuk lari dua kali memutar sekolah selama satu setengah menit. Kalau terlambat, ditambah jalan jongkok satu seri.

Bagaimana, kawan? Apa pendapat kakak-kakak mengenai LBB kami?
Bagaimana LBB kakak-kakak?
Sekian dulu dari kami. Kami mau pulang dan beristirahat. Menyiapkan energy untuk latihan esok hari.

Assalamu’alaikum . . .
Salam pramuka!
Salam pengembara muda!

#PDTXLIV
#SeAbadPangsarSoedirman
#DKC1205

9 komentar:

Latihan SRT Ketpram MAN Yogyakarta 1

22.23 Unknown 12 Comments


Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatu teman-teman. 

Wah udah hari minggu aja nih. Gak kerasa juga nih udah tanggal 1 November aja. Oh ya kawan,walau pun hari ini hari ini hari minggu,kita tetep latihan di sekolah. Kita mulai latihan sejak jam setengah delapan pagi. Kita harus kimpul jam setengah delapan,soalnya biar nanti kita bisa latihan FKR di sore harinya. Selain itu kita juga bisa lebih maksimal saat latihan perbidangnya teman-teman.
Sebelum latihan perbidang hari ini, kita selalu latihan fisik dulu. Latihan fisik versi kita itu ada pemanasan tubuh,lari mengelilingi sekolah sebanyak 8 kali,push up 20 kali,jalan jongkok 5 seri, dan sesi hukuman. Di sesi hukuman ini kita yang datang gak telat bakal dapet hukuman yang sama dengan yang telat. Hukuman untuk yang telat lima menit pertama setiap orang dapet setengah seri,dan menit-menit berikutnya ditambah setengah seri. Dan setiap kali sesi hukuman,jenis hukumannya bisa berbeda. Nah untuk hari ini yang telat ada dua orang. Kak Ara telat sekitar 12 menit dan Kak Dwi telat sekitar 6 menit. Nah bisa dihitung kan berapa banyak kita bakal di hukum hari ini.
Setelah sesi hukuman kita langsung mulai latihan perbidang masing-masing. Yang ketpram pendalaman latihan SRT di Babarsari,LBB pendalaman gerakan dasar dan Aster tes pemahaman PPGD. Dan sisanya pada ngebahas tentang teks untuk latihan FKR.
Nah kita mau cerita sedikit nih tentang kegiatan temen-temen ketpram yang latihan di Babarsari. Temen-temen ketpram berangkat dari MAN 1 Yogyakarta menuju tempat latihan SRT di Babarsari sekitar jam setengah sembilan pagi. Perjalan menuju tempat latihan SRT sekitar dua puluh menit menggunakan kendaraan bermotor,jadi gak begitu jauh dari sekolah. Latihan SRT kali ini rencananya, pemantapan turun heli  dan naik menggunakan tali prusic. Yang bakal turun heli kali ini,Kak Rizka dan yang akan naik menggunakan tali prusic Kak Ade. Latihan SRT kali ini kita di dampingi oleh Kak Hadi dan Kak Mirza nih kawan.
Latihan SRT atau bahasa kerennya single rope technique ini memerlukan keahlian tali temali yang tidak mudah kawan. Awalnya temen-temen ini harus membuat harness dari tali webbing. Nah pas pasang tali webbing ke badan ini,ada beberapa yang masih kebalik-balik cara pasangnya. Untungnya beberapa temen kita yang kebalik-balik ini langsung di ingetin lagi sama Kak Hadi bagaimana cara pakai tali webbing yang bener.
Setelah cara memakai webbing sudah betul semua,Kak Hadi lalu membuat sebuah tantangan untuk temen-teme ketpram. Tantangannya latihan heli dan prusic baru akan dimulai jika ada yang bisa memakai webbing dengan benar dalam waktu satu menit.
Pada percobaan pertama rata-rata catatan waktu menyelesaikan tantangan Kak Hadi sekitar empat menitan. Lalu pada percobaan kedua malah turun jadi sekitar lima menit bahkan ada yang enam menit baru selesai. Akhirnya teman-teman,ada juga nih yang bisa dalam waktu kurang dalam waktu satu menit. Yang menang quest ini adalah Kak  Hilda.

Nah sesuai dengan janji Kak Hadi akhirnya kita akan latihan turun heli dan naik menggunakan tali prusic. Sesi turun heli pertama adalah Kak Umi. Kak Umi turun pertama karena nanti jadi bilayer nya Kak Ade saat naik prusic. Setelah Kak Umi turun,disusul oleh Kak Ade.
Nah jembatan sisi yang lain Kak Rizka dan Kak Azura sedang mempersiapkan diri untuk turun heli nya Kak Rizka. Persiapan ini tidak terlalu memakan waktu lama. Setelah Kak Rizka siap,Kak Azura kembali mengecek ulang tali,jaga-jaga mungkin talinya kurang kencang. Setelah itu langsung deh Kak Rizka turun heli.

Setelah Kak Rizka turun,Kak Ade mempersiapkan diri untuk naik menggunakan tali prusic dibantu oleh Kak Umi. Setelah semua persiapan untuk naik selesai,Kak Ade memulai untuk naik. Catatan waktu Kak Ade untuk sampai atas sekitar lima menit. Hal ini cukup menjadi catatan karena ini terlalu lama untuk naik ke atas.
Okay mungkin segitu aja dari kita kali ini. Selamat bertemu di postingan selanjutnya.

#PDTXLIV #SeAbadPangsarSoedirman #DKC1205

Jangan lupa untuk buka blognya PDT ya...

12 komentar:

FKR Dari Kami,Untuk Semua

12.06 Unknown 6 Comments


Hai kakak-kakak,selamat sore.
Sekarang Kota Jogja semakin sering di guyur hujan ya. Walau pun hujan ,kami tetap harus tetap semangat latihan. Karena target kami tahun ini berusaha untuk membawa pulang piala juara umum dan meletakkannya di Aula Lantai 1 MAN Yogyakarta 1.
Salah satu cabang giat prestasi yang kami usahakan mendapat juara ialah Festival Kesenian Rakyat atau FKR. FKR salah satu lomba andalan kita di PDT. Latihan FKR kita bisa dibilang lebih ekstra dibandingkan dengan tahun kemarin.
Pada bulan November kita latihan seminggu empat kali lho teman-teman. Latihan FKR diadakan pada hari senin,rabu,jum’at dan minggu. Untuk latihan hari senin dan rabu kita latihan setelah latihan fisik dan perbidang lomba lain. Di hari jum’at kita latihan setelah larut (latihan rutin) pramuka. Lalu di hari minggu kita latihan FKR dari setelah dhuhur sampai jam 17.00 . Kami tidak ada latihan di hari selasa,kamis,dan sabtu. Di hari selasa kelas XI ada jadwal hafalan juz 30,lalu hari kamis kelas X IBB ada pendalaman bahasa mandarin,dan di hari sabtu ketpram ada latihan di Babarsari.
Teman-teman sudah tahu tema FKR tahun ini ?
Kami kasih bocoran sedikit,tahun ini tema FKR PDT adalah “Perjuangan Pangsar Jendral Soedirman dalam mempertahankan NKRI”. Jadi kami harus bisa secara langsung memvisualisasikan perjuangan Jendral Soedirman secara nyata dan dapat di tampilkan secara menarik. Ya biasalah namanya juga drama pasti butuh penghayatan lebih.
Okay sebelum latihan FKR biasanya kami melakukan beberapa jenis pemanasan. Seperti  latihan senam mulut terlebih dahulu. Setelah itu kami yang menjadi pemeran ada latihan fisik tambahan dari Kak Etha,pelatih FKR kami.
Sambil menunggu pemeran utama selesai latihan fisik tambahan,kami bagian backsound mempersiapkan berbagai perlengkapan seperti speaker,laptop,dan yang terpenting adalah backsound nya. Selain itu untuk bagian perlengkapan mereka ada yang membuat peralatan pendukung FKR dan mempersiapkan kostum untuk para pemain. Jadi sesi perlengkapan itu agak ribet lo teman-teman,apa lagi yang bagian kostum. Mereka harus minjem ke berbagai tempat,dan ukuran yang mereka pinjam harus sesuai dengan para pemain.

Setelah latihan fisik tambahan dari Kak Etha,kami mulai lanjut untuk latihan FKR. Tapi sebelum itu,kita biasanya mulai latihan FKR ini dengan doa dan korsa BARA MANSA. Itu sebagai salah satu penyemangat kami jika berlatih.
Kesalahan ketika berlatih adalah hal yang wajar bagi semua orang. Begitu pula kami yang termasuk golongan manusia biasa. Kadang para pemeran salah mengucapkan kalimat,kurangnya penjiwaan dan berbagai kesalahan lainnya. Tapi kami akan selalu berusaha untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan kami agar nanti ketika tampil pada pentas FKR kami bisa menampilkannya dengan maksimal. Makanya gak jarang kalau Kak Etha memarahi kita karena berbagai alasan yang jelas.
Ini dia Kak Etha!!!


Dan ini beberapa pemain FKR kita!!
Kami juga ingin cerita tentang pelatih-pelatih FKR kami.
Lho jadi gak cuma Kak Etha aja?

Yap betul,pelatih FKR kita sebenarnya banyak sekali. Pelatih kami adalah para alumni Dewan Ambalan dan pernah ikut PDT lho. Tapi yang paling sering melatih kami ada Kak Etha,Kak Lutfi dan Kak Hadi. Kak Etha melatih bagian pemeran,Kak Lutfi bagian backsound dan Kak Hadi bagian perlengkapan. Mereka adalah kakak-kakak alumni yang paling sering mendampingi dan mengarahkan ketika latihan FKR. Selain itu mereka orangnya disiplin. Jika kita telat satu menit saja,kita udah pasti bakal dihukum muter lari sekolah dua kali.
Wah teman-teman untuk postingan kali ini segitu dulu aja ya. Karena ini sudah terlalu malam untuk melanjutkan. Kita akan bertemu lagi di postingan berikutnya

#PDTXLIV
#SeAbadPangsarSoedirman
#DKC1205

6 komentar: