ODT KE-30

22.14 Zulaikha 0 Comments


Assalamu'alaikum . . . .

Kali ini kami mau bercerita sedikit tentang kegiatan tahunan ambalan kami, Orientasi Dasar Penegak. Biasanya disebut dengan ODT. Tahun ini adalah ODT ke-30 lho! Kami mengangkat tema, “Menciptakan Generasi yang Berjiwa Patriot”.

Hari pertama, terdapat penyuluhan oleh berbagai macam saka. Saka bahari, saka bhakti husada, dan saka bhayangkara. Acara ini berlangsung di masjid Al-hakim. Seru lho! Jadi tambah pengetahuannya tentang saka. Jadi ingin masuk saka, nih.

Hari kedua, diadakan berbagai macam lomba. Ada lomba aster, bakiak balon, tarik tambang, perang air, dan FKR (Festival Kesenian rakyat).

Lomba aster diadakan di masjid Al-Hakim lantai 1. Terdapat dua babak, yaitu babak penyisihan dan babak final. Masing-masing sangga mengirimkan tiga orang perwakilannya untuk mengikuti babak penyisihan. Kemudian, mereka mengerjakan soal selama 20 menit. Lembar jawab dikumpulkan dan dikoreksi oleh panitia. Diambil tiga sangga yang memperoleh nilai tertinggi untuk mengikuti babak final. Setiap sangga mendapatkan soal wajib, soal lemparan, dan soal rebutan. Sangga yang paling banyak mendapatkan nilai, itulah pemenangnya.

Lomba bakiak balon diikuti oleh perwakilan tiga orang dari masing-masing sangga. Setiap satu kali permainan diikuti oleh lima sangga. Mereka berjalan menggunakan bakiak dibawah kakinya dan membawa balon disetiap jarak antar peserta. Mereka bermain selama tiga menit, berjalan dari arah barat ke timur kemudian kembali ke barat.

Begitu serunya permainan mereka. Ada yang balonnya jatuh ditengah jalan. Mereka harus kembali ke start atau titik aman untuk memulainya dari awal. Ada juga yang langkahnya berbeda. Jadinya, saling tarik menarik dan jatuh deh. Lomba ini dilaksanakan di lapangan basket MAN Yogyakarta I. Pemenangnya dipilih yang paling cepat sampai ke garis finish dengan balon yang masih utuh.

Ada juga lomba tarik tambang estafet. Lomba ini diikuti oleh perwakilan 10 orang putra perkelas. Lomba ini berlangsung meriah. Terjadi adu kekuatan antar kelas. Pemenang dipilih yang paling kuat menarik tali tambang dan mengalahkan lawan.

Lomba perang air diikuti oleh perwakilan empat orang putri perkelas. Mainnya setiap selama 15 menit. Peserta dibagi menjadi dua kubu secara acak. Kubu dinyatakan menang jika dapat mengalahkan ketua kubu atau mngambil bendera kubu lain.

Terakhir ada lomba Festival Kesenian Rakyat, yang biasa disebut FKR. Lomba diikuti oleh setiap kelas. Peserta disediakan waktu 5-8 menit dengan jenis penampilan drama variasi. Peserta diberi kebebasan untuk mengembangkan kreatifitas mereka dalam memainkan drama. Terdapat babak penyisihan dan final. Diambil lima kelas dengan penampilan terbaik.

Dua hari berlalu. Cukup menguras waktu, tenaga, dan pikiran. Namun, semangat BARA senantiasa membara. Semangat!

Hari ketiga diawali dengan perjalanan bhakti. Kakak-kakak calon tamu ambalan berjalan melewati rute yang telah ditentukan. Kemudian dilanjutkan dengan final FKR.

Terdapat perbedaan pada ODT kali ini. Tak banyak yang berubah dari tahun-tahun sebelumnya. Hanya konsep hari ketiga yang dirubah. Biasanya, diakhir acara diadakan display. Namun, kali ini tidak ada display, diganti dengan ODT Expo.

ODT Expo merupakan kegiatan perdana bagi ambalan kami. Kami mendirikan panggung dan mengundang berbagai macam organisasi untuk ikut berpartisipasi dalam ODT Expo. Mereka dipersilahkan untuk berjualan makanan ataupun minuman. Hal ini bertujuan untuk menjalin persaudaraan antar organisasi.

Tak hanya berbagai macam organisasi yang menghadiri ODT Expo. Terdapat stand khusus reptile dll.

Acara ditutup dengan apel tutup. Kami berharap ODT yang akan datang lebih baik dan lebih dahsyat dari tahun ini. Sampai jumpa, Kawan! Salam pramuka!

#PDTXLIV
#SeAbadPangsarSoedirman
#DKC1205

0 komentar: