Ini Kami Alibasyah-Ratnanigsih!

23.40 Unknown 14 Comments


Salam Pramuka...
Tetap berjuang seperti karang yang tak runtuh oleh hempasan ombak...
Tetap berkobar bak arang yang membinasakan kayu...
Tetap meniti asa di antara bayang gelap tunas kelapa ..
Itulah kami para sudirman muda...

Meretas Makna PDT....
Haiii.... Kawan PDT XLIV pada persiapan PDT kali ini, kami dari Ambalan Alibasyah –Ratnaninsih (Baca:Bara) memiliki seabreg kegiatan yang patut kalian simak ni...Seru Lo.... Persiapan untuk PDT tahun ini cukup menguras semangat dan daya juang kami... Karena pada hakekatnya PDT bukanlah sekedar perlombaan untuk mencari siapa pemenang dengan ambalan terkeren, sangga terbaik, sangga terkompak  namun kegiatan PDT menurut kami adalah wadah menampung keberanian ... Keberanian untuk menunjukkan seberapa besar kami berjuang untuk kegiatan ini.. 
Pengembaraan Desember Tradisional (Singkat: PDT) tahun ini mengangkat tema “Seratus Tahun Panglima Besar Soedirman” entah apa yang ada yang ada di benak panitia mengangkat tema ini. Menurut kami sih  ih wauu banget  #lagialay...dari tema ini ada dua poin penting mengenai semangat yang ingin ditebarkan oleh kegiatan ini yaitu semangat refleksi perjuangan dan semangat menghadirkan sudirman muda dalam masa kini. Dengan begitu peran PDT sangat penting sebagai kegiatan kepramukaan di bumi mataram. 
Berbicara mengenai PDT tidak afdhol bila tidak membahas pramuka. Keduanya bak pinang dibelah dua yang tentunya saling mengisi kegiatan pramuka di Yogyakarta. Pramuka sendiri menjadi bagian penting wadah pendidikan karakter bangsa. Kehadirannya menjadi embun penyejuk di tengah laju kerusakan moral bangsa. Sebagai wadah candradimuka pramuka terus mengembangkan kegiatan-kegiatannya untuk mengakomodir generasi penerus bangsa yang ingin mengerti indahnya sebuah ke-Nusantara-an. Salah satunya dengan sistem pengembaraan yang dikemas menyenangkan, edukatif dan tentunya bermanfaat untuk menempa pramuka di masa kini ya itulah... PDT..

Melihat Kembali Pramuka Mansa..
Pramuka di MAN Yogyakarta I merupakan salah satu ekstrakurikuler yang sudah cukup berusia lama. Bernama Ambalan Alibasyah-Ratnaningsih. Ambalan Alibasyah merupakan ambalan untuk siswa putra yang berpangkalan di MAN Yogyakarta 1, singkatnya, nama Alibasyah ini sendiri diambil dari seorang tokoh perjuangan pergerakan nasional yaitu Raden Sentot Alibasyah, yang merupakan ajudan dari pangeran Diponegoro. Sedangkan Ambalan Ratnaningsih merupakan ambalan untuk siswa putri bernama ratnaningsih diambil dari nama istri pangeran Diponegoro.
Sebagai bentuk partisipasi kami dalam kegiatan PDT tahun 2015 ini, kami mengirimkan 4 sangga yang terdiri dari 2 sangga putra dengan nama sangga Alibasyah I & Alibasyah II dan 2 sangga putri dengan nama sangga Ratnaningsih I & Ratnaningsih II, alasan kami menggunakan nama sangga tersebut disamping merupakan nama ambalan kami dan juga bertujuan menggunakan nama ini sebagai bentuk anggota sangga kami untuk meneladani semangat para pahlawan nasional. Nah, sebagai bentuk rasa semangat kami untuk menghadirkan kembali para sudirman muda ini, kita buktikan keseriusan kami dengan selalu mengadakan latihan PDT ini, baik latihan fisik maupun latihan lomba.

Ketika bibit pulas dirawat hasil pun tentu didapat ...
Setiap latihan PDT yang kita gelar, belum tentu sesuai dengan rencana yang sudah kita susun rapi, kadang kala pasti ada ada saja kendala yang menghadang, beberapa kendala yang sering kita hadapi adalah diantaranya, anggota sangga yang kurang lengkap ketika latihan, cuaca yang tidak mendukung pun seringkali hadir di tengah kami ketika sedang latihan, namun, alhamdulillah, latihan yang sudah kita rencanakan berjalan tidak jauh dengan apa yang sudah kita rencanakan.
Untuk tahun ini, pangkalan kami mengikuti semua lomba yang diadakan oleh sangga kerja, baik asah terampil (Aster), Ketrampilan Kepramukaan (Ketpram), Lomba Baris Berbaris (LBB), lomba blog, lomba stop motion, dan juga tentunya lomba Festival Kesenian Rakyat (FKR). Di bidang Aster, pangkalan kami berencana mengirimkan 3 orang perwakilan, yang terdiri dari putra semua. untuk aster ini, tim aster kami berlatih setiap hari, latihan diisi oleh kakak kelas XII dan juga oleh para alumni kami. bentuk latihan aster ini bermacam macam, ada penyampaian materi aster dari para pelatih, penyampaian materi dari kakak kelas XII, maupun latihan soal soal yang telah dibuat oleh alumni kami, maupun kakak kelas XII kami.

Untuk lomba Baris Berbaris, pangkalan kami berencana mengirim 16 orang perwakilan dimana 8 orang putra dan 8 orang putri. Untuk latihan LBB ini, kami menggelar latihan hampir setiap hari. Berbeda dengan latihan lomba giat prestasi lainnya, kami mengawali latihan lomba giat prestasi LBB ini dengan latihan fisik yang cukup menguras tenaga, namun kami tahu, hal itu harus dilakukan demi kebaikan kami juga. materi pelatihan lomba LBB ini diantaranya adalah materi POS I , POS II dan POS III.

Di bidang ketpram , pangkalan kami berencana mengirimkan 6 orang perwakilan , yang terdiri dari 3 orang putra dan 3 orang putri. Seperti halnya latihan lomba giat prestasi aster  ,tim Ketpram kami berlatih setiap hari beragam materi Ketpram ini beberapa yang jadi materi adalah , pelatihan materi komunikasi lapangan (komlap), navigasi darat, maupun yang lainnya. dan karena keterbatasan fasilitas di sekolah kami, kami menggelar latihan Single Rope Technique (SRT) di Bumi perkemahan Bababarsari setiap minggu .
Lomba blog, untuk lomba blog, pangkalan kami mengirimkan 2 orang perempuan untuk berpartisipasi dalam lomba blog ini, hal yang kami lakukan untuk menyambut lomba giat prestasi blog PDT ini adalah pembuatan artikel, laporan kegiatan kita di bulan November & Desember, dan lainnya. Lomba Stop Motion, Untuk lomba stop motion ini, kami mengirimkan satu orang laki-laki dan satu orang perempuan. Hal yang kami lakukan untuk berpartisipasi dalam lomba giat prestasi stop motion adalah menggambar, melukis, dan memotret serta mempublikasikannya melalui Youtube.  

Dan yang terakhir tentunya adalah lomba giat prestasi Festival Kesenian Rakyat (FKR) untuk FKR ini, kami mengirimkan 20 orang pemain FKR, ada yang berperan sebagai pemeran utama, pengganti, maupun sebagai perias, untuk PDT kali ini, tim PDT kami sudah mempersiapkan adegan adegan yang bermakna dan penuh pesan, dan judul drama FKR kami adalah “Pengorbanan Tanpa Pamrih” .


Panjang..., melelahkan..., penuh semangat.., pantang menyerah..., itulah kata yang tepat mewakili gambaran perjuangan kami dalam mengisi kegiatan di masa persiapan PDT. Karena menurut kami seorang sudirman muda sejati harus tercermin dalam dirinya.. “tidak ada hasil yang menghianati usahanya,.. tidak ada kemenangan tanpa doa yang panjang...Semoga menginspirasi....
#Satyaku Kudharmakan, Dharmaku Kubaktikan

#SeAbadPangsarSoedirman
#PDTXLIV
#DKC1205


Jangan lupa ya klik link PDT Jogja

14 komentar :

  1. Weh, gk boleh kaya gitu kak...
    Kita harus tetap sportif!

    BalasHapus
  2. Luar biasa tulisannya. Keren banget!
    Kak Alifa, ajarin nulisnya donk!
    Hehe...

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  4. wiiii semangat pdt kak.....tingkatin prestasi optimis menang!

    BalasHapus
  5. Gampang Kak Zita asal kakak mau mlipir ke Sanggar BARA Mansa...

    BalasHapus
  6. tetep semangat loba ya, Ganbatte ..

    BalasHapus
  7. Ya gk harus menang lah, kak...
    Ingat kata Kak Rayhan, kita harus siap kalah. Ok?

    BalasHapus
  8. oke deh kak,kesukseksan atau kekalahan itu tidak abadi

    BalasHapus
  9. Semoga blog ini bisa aktif terus ya kakak"...... ciye sekarang masih pada PDT ya? :D

    BalasHapus